MA Darul Ulum Purwogondo

Jl. Kromodiwiryo Purwogondo RT. 05 / RW. 01 Kalinyamatan Jepara

Terbentuknya Peserta Didik yang Sholih dan Sholihah

APLIKASI DIGITAL BERBASIS WEB UNTUK MENGEMBANGKAN MINAT MEMBACA DI MA DARUL ULUM PURWOGONDO

Senin, 11 September 2023 ~ Oleh Muhammad Faizuddin, S.Kom. ~ Dilihat 756 Kali

APLIKASI DIGITAL BERBASIS WEB UNTUK MENGEMBANGKAN MINAT MEMBACA DI MA DARUL ULUM PURWOGONDO

Oleh : Sabrina Khoirun Najwa & Amaliya Abidah

 

A. LATAR BELAKANG

 Literasi Digital merupakan suatu bentuk kemampuan untuk mendapatkan, memahami dan menggunakan informasi yang berasal dari berbagai sumber dalam bentuk digital. Literasi ini sendiri dalam konteks pendidikan berperan dalam mengembangkan pengetahuan seseorang pada materi pelajaran tertentu serta mendorong rasa ingin tahu dan mengembangkan kreativitas yang dimiliki. Apalagi di Indonesia menjadi urutan ke 73 dari 80 negara, ii merupakan hasil survei PISA (Rachman, 2022). Kurangnya Literasi pada saat ini sangat berdampak untuk masa depan negara ini, Hal inilah yang menuntut siswa agar memiliki literasi atau kemampuan untuk mengolah dan memahami informasi yang baik untuk dipelajari dan di mengerti dengan begitu perkembangan teknologi yang sangat pesat, memungkinkan siswa untuk lebih muda dalam mengakses informasi.

  Adanya pengaruh globalisasi juga membuat masyarakat melek teknologi yang dapat membantu siswa mengembangkan literasinya. Karena itu pengawasan yang baik harus tetap dilakukan agar siswa hanya mendapat efek positif dari penggunaan teknologi ini. Mengingat media sosial merupakan konten yang paling banyak diakses, jadi kami berinovasi membuat  sebuah artikel yang mengenai literasi digital untuk memudahkan akses membaca. Hal  ini memberi dampak positif bagi para pelajar, membuat lingkungan belajar  yang kondusif  dapat membantu siswa fokus dan nyaman dalam proses pembelajaran tidak hanya berfokus dalam buku melainkan pada teknologi. Adanya Aplikasi ini untuk menarik minat baca para siswa dengan mudah dan efisien. Hal ini selaras dengan penelitian Ruddamayanti (2019) bahwa minat membaca siswa akan meningkat jika pembelajaran diganti ke digital.

  Diperlukan peran aktif orang tua mendukung gerakan literasi digital bagi anak (Alia & Irwansyah, 2018; Sunita & Mayasari, 2018). Para orang tua harus lebih banyak menyediakan waktu khusus, ketika anak-anaknya mengunakan gawai dan berselancar di internet. Para orang tua harus bisa memberikan penjelasan tentang berbagai perilaku kreatif yang dapat dilakukan hingga berbagai aspek yang harus dihindari dari pengunaan teknologi infromasi. Termasuk kemudian ikut aktif memilah dan memilih fitur-fitur teknologi mana saja yang bermanfaat dan mana yang harus dihindari oleh anak-anaknya. Sehingga, para orang tua bisa terlibat aktif menerapkan proses verifikasi sebelum membagikan konten. Ini selaras dengan elemen communicative, confident dan creative seperti yang dikemukakan Belshaw (2011). Guru juga mempunyai peran penting dalam penyesuain digitalisasi yang mana menjadi alat untuk perubahan dimasa depan .

B. GAGASAN

  Literasi digital merupakan kemampuan untuk memahami dan memakai informasi dari berbagai sumber yang diakses dari komputer maupun perangkat lainnya. Cara meningkatkan kemampuan literasi digital banyak dicari orang karena urgensinya begitu penting di era keterbukaan informasi saat ini. Menurut UNESCO, sebagaimana dikutip dari buku Literasi Digital, literasi digital tidak hanya berkaitan dengan teknologi saja. Sebab,  literasi digital merupakan kecakapan yang mencakup kemauan untuk belajar, berpikir kritis, kreatif dan inovatif dalam melakukan berbagai hal di dunia digital. Dari penjelasan tersebut tidak mengherankan jika cara meningkatkan kemampuan digital perlu untuk dipelajari. Selain itu, dengan berkembangnya teknologi, informasi dan komunikasi (TIK) di ranah akademik maupun profesional, menjadi alasan kuat mengapa kemampuan literasi digital sangat dibutuhkan .

  Begitu pentingnya literasi digital dalam dunia pendidikan. Salah satu alasan pertama mengapa keterampilan literasi digital penting adalah karena meningkatnya penggunaan teknologi dalam pendidikan. Dengan adanya aplikasi MADU-Library yang telah dikembangkan ini tentunya akan membuat lingkungan belajar yang kondusif. Lingkungan belajar yang kondusif dapat membantu siswa fokus dan nyaman dalam proses pembelajaran. Adanya Aplikasi ini juga dapat menarik minat baca para siswa dengan mudah dan efisien. MADU-Library merupakan aplikasi digital yang berasis web yang memudahkan pelajar dalam membaca dimana saja hanya lewat hp saja. Hal ini menjadikan pembelajaran mejadi praktis dan lebih mudah. Apalagi pada zaman yang serba teknologi ini tidak perlu untuk pergi keperpustakaan untuk mencari buku yang diinginkan .di dalam web ini tidak hanya terdapat ilmu pengatuhaan saja melainkan ada beberapa novel, komik , cerpen, dongeng dan cerita-cerita fiksi lainnya. Aplikasi digital yang berasis web yang memudahkan pelajar dalam membaca dimana saja hanya lewat hp. Hal ini menjadikan pembelajaran mejadi praktis dan lebih mudah. Berikut adalah web MADU-Library

C. PENUTUP

  Dari gagasan pokok kami telah menyimpulkan bahwa pentingnya literasi digital di era ini mengingat data dan informasi akan terus bertambah tanpa terkontrol Kompetensi literasi media digital mejadi solusi dan strategi dalam mengatasi berbagai permasalahan yang ada pada pelajar khususnya dalam menghadapi era pendidikan modern. Jika tiap individu tidak membekali diri dengan kemampun literasi digital, Salah satu fungsi mendapatkan informasi bernilai adalah agar cepat mengambil keputusan yang baik hingga akhirnya dapat bertindak. Mendapatkan informasi yang bernilai merupakan salah satu manfaat dari literasi digita Jadi pada situs web yang telah kami bangun menjadi kemudahan dalam proses pembelajaran kemampuan membaca dan menulis. Saat ini maknanya sudah berkembang dan lebih kompleks. Keberhasilan belajar siswa sangat dipengaruhi oleh kemampuannya dalam berbahasa.. Kemampuan informasi mengacu pada beberapa aktivitas, yaitu mengumpulkan informasi, mengolah informasi, dan mengomunikasikan informasi. Secara garis besar terdapat empat faktor yang harus diperhatikan dalam pembelajaran, yang meliputi sumber belajar, bahan ajar, strategi pembelajaran, dan penilaian.

KOMENTARI TULISAN INI

  1. TULISAN TERKAIT